Biografi Imam al Qusyairy

     Nama lengkapnya adalah Abdul Karim bin Hawazin bin Abdul Malik bin Thalhah bin Muhammad An-Naisaburi. Ia lebih dikenal dengan nama Abdul Thalhah Al-Qusyairi karena ia dikenal dari keturunan kabilah Arab Al-Qusyairi bin Ka’ab yang pindah ke Khurasan pada masa Dinasti Umawi. Al-Qusyairi lahir tahun 376 Hijriah di Istiwa, kawasan Nishafur yang merupakan salah satu pusat ilmu pengetahuan pada masanya. Di sinilah ia bertemu dengan gurunya, Abu Ali Ad-Daqqaq, seorang sufi terkenal. Ia selalu menghadiri majelis dan menempuh jalan tasawuf. Sang guru menyarankan ia untuk mempelajari ilmu syari’at, oleh karena itu Al-Qusyairi mempelajari fiqh kepada seorang faqih, Abu Bakar Muhammad bin Abu Bakar Ath-Thusi, juga mempelajari ilmu kalam dan ushul fiqh kepada Abu Bakar bin Faruq. Tidak hanya itu, ia juga menjadi salah satu murid Abu Ishaq Al-Isfarayani dengan menelaah karya-karya Al-Baqillani. Dari situlah Al-Qusyairi berhasil menguasai doktrin Ahl As-Sunnah wa Al-Jama’ah yang telah dikembangkan Al-Asy’ari bersama muridnya. Al-Qusyairi wafat tahun 456 Hijriah, ia adalah orang yang mampu mengompromikan syariat dengan hakikat.

     Karir intelektual Al-Qusyairi dimulai dengan belajar kepada para ulama Naisabur, yang mana kota tersebut pada waktu itu menjadi pusat keilmuwan dan kebudayaan di kawasannya. Beberapa ulama besar yang pernah menjadi guru Al-Qusyairi adalah Abul Qasim al-Yamani, Abu Bakar Muhammad at-Thusi, al-Asfarayini, Abu Bakar al-Baqilani, Abu Ali ad-Daqqaq dan lain sebagainya.

     Dari gurunya yang bernama Abu Ali ad-Daqqaq lah, Al-Qusyairi banyak mempelajari ilmu yang berkaitan dengan tasawuf. Tetapi, Al-Qusyairi tidak hanya mempelajari ilmu-ilmu yang hanya berkaitan dengan urusan batin manusia, beliau juga mempelajari ilmu-ilmu yang berhubungan dengan zahir manusia. Dan kemudian apa yang beliau pelajari, membawanya untuk menyatukan dua kutub besar dalam Islam yaitu syariat dan hakikat, yang mana pada masa Al-Qusyairi banyak para sufi yang menyimpang dalam pengamalan ajaran tasawuf.