Biografi Hasbi Ash-Shiddiqiey

 Hasbi Ash-Shiddiqiey adalah sosok Cendekiawan Muslim yang dilahirkan di Lhokseumawe, Aceh Utara pada tanggal 10 Maret 1904. Ia dibesarkan dalam lingkungan keluarga yang religius dan terpandang. Ayahnya adalah Teuku Kadi Sri Maharaja Mangkubumi Husein bin Mas’ud, seorang ulama yang memiliki lembaga pendidikan. Sedangkan Ibunya, Siti Amrah, merupakan puteri Teungku Abdul Aziz, pejabat qadhi Chik Maharaja Mangkubumi, seorang ulama kharismatik yang terkemuka. 

 Hasbi Ash-Shiddiqiey hidup dalam lingkungan pesantren. Akan tetapi, karena ia memiliki pengalaman hidup di lingkungan reformis ia tidak ingin terkungkung dalam pemikiran fikih yang jumud. Ia banyak mengambil pemikiran-pemikiran dari Ibnu Taimiyah, Muhammad Abduh, dan Jamaluddin Al Afghani yang ia dapat ketika berjumpa dengan Syekh Al Kalali ulama asal Sudan. Setelah berguru dengan Syekh Al Kalali, ia melanjutkan mencari ilmu di Madrasah Al Irsyad.

  Hasbi Ash-Shiddiqiey memiliki berbagai prestasi, diantaranya pada tahun 1960 ia dinobatkan sebagai guru besar di IAIN Sunan Kalijaga. Selain itu, ia juga mendirikan jurusan perbandingan madzhab di IAIN Sunan Kalijaga dan IAIN Syarif Hidayatullah. Beliau meninggal pada 9 Desember 1975 dengan meninggalkan berbagai karya dan pemikiran tentang keislaman.